Walikota Pekanbaru Inovasi Safari Ramadhan dengan TV dan Wifi Gratis di Masjid
Latar News - BUKAMATA.CO, PEKANBARU, — Ada yang tak biasa dalam Safari Ramadhan perdana Walikota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, di Masjid Baitul Amanah, Kamis sore, 19 Februari 2026.
Di hadapan jemaah yang memadati Perum Bukit Barisan, Agung memutus tradisi bantuan seremonial yang selama ini dianggap stagnan.
Ia tak lagi membawa jam dinding; kali ini dia membawa "jendela" informasi digital.
Safari perdana ini, yang juga dihadiri Ketua DPRD Muhammad Isa Lahamid dan jajaran pimpinan OPD, menjadi panggung bagi Agung untuk memperkenalkan wajah baru interaksi pemerintah-warga.
Koreksi Tradisi: Layar 43 Inci untuk Transparansi
Agung secara terbuka mengakui adanya pergeseran fungsi bantuan.
"Sore hari ini puasa pertama. Bantuan yang kita berikan biasanya jam dinding. Tapi tahun ini kami koreksi karena semua masjid sudah punya jam, maka kita berikan TV 43 inci," ujarnya.
Langkah ini bukan tanpa strategi. Televisi tersebut nantinya akan terkoneksi langsung dengan sistem informasi Pemerintah Kota Pekanbaru.
Tujuannya edukatif, memastikan warga di tiap kelurahan tidak lagi buta terhadap program pembangunan tahun 2026.
Masjid, yang secara tradisional menjadi pusat spiritual, kini ditarik menjadi simpul transparansi kebijakan publik.
Demokratisasi Internet di Lingkungan Masjid
Tak berhenti di perangkat keras, Agung menyuntikkan motivasi bagi penggerak sosial di tingkat tapak dengan menjanjikan pemasangan Wifi gratis tak terbatas (unlimited).
Targetnya jelas, kader Posyandu dan penggerak PKK tidak boleh lagi terkendala kuota dalam menjalankan tugas pemberdayaan warga.
"Wifi ini gratis, kuotanya besar, 0 unlimited," tegas Agung, menekankan bahwa masjid harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan digital masyarakat tanpa kehilangan jati dirinya.
Menutup kunjungannya, sisi humanis tetap dikedepankan. Melihat kondisi fisik Masjid Baitul Amanah yang masih terbuka di beberapa sisi, Agung langsung menjanjikan komitmen bantuan pembangunan minimal Rp100 juta.
"Jika perlu anggaran sampai Rp200 juta pun, kami siapkan untuk pembangunan masjid ini," ucapnya, disambut hangat oleh jemaah yang hadir.
Kegiatan yang ditutup dengan buka puasa bersama ini menjadi sinyal bahwa Safari Ramadhan selama 20 hari ke depan akan menjadi ajang bagi Pemko Pekanbaru untuk memamerkan model pembangunan yang memadukan spiritualitas dengan kemajuan teknologi digital.




