An Giang Melangkah Menuju Transformasi Digital yang Komprehensif
Sumber Foto: Vietnam.vn
Ekonomi

An Giang Melangkah Menuju Transformasi Digital yang Komprehensif

Transformasi digital terus menjadi sorotan provinsi ini, dengan investasi yang tersinkronisasi dalam infrastruktur digital dari tingkat provinsi hingga akar rumput, dan sistem e-government beroperasi dengan lancar; 100% dokumen dipertukarkan secara elektronik; reformasi administrasi terus diperkuat, 100% permohonan diterima secara online, dan tingkat penyelesaian tepat waktu dan dini mencapai lebih dari 98%. Serangkaian indikator untuk melayani warga dan bisnis hingga 31 Desember 2025 mencapai skor tinggi, menempati peringkat ke-5 dari 34 provinsi dan kota.

Provinsi ini memperkuat transformasi digital melalui tiga pilar: pemerintahan digital yang efektif dan efisien; ekonomi digital sebagai kekuatan pendorong pertumbuhan; dan masyarakat digital sebagai lingkungan baru yang terhubung dan berpusat pada manusia untuk pembangunan.

Seluruh provinsi memiliki 10.131 stasiun pemancar komunikasi seluler; tingkat cakupan 3G dan 4G mencapai 100% di semua kecamatan, wilayah, dan zona khusus, menciptakan fondasi penting untuk penyebaran layanan digital secara serentak hingga ke tingkat akar rumput.

Jaringan seluler 5G Viettel dan VNPT sedang diterapkan di semua pusat administrasi tingkat kecamatan, serta area seperti universitas, rumah sakit, pasar, dan daerah pemukiman padat penduduk, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas akses bagi warga dan bisnis.

Yang perlu diperhatikan, sistem tanda tangan digital publik telah diimplementasikan untuk warga negara dengan 94.447 tanda tangan, mencapai 5% dari populasi usia kerja.

Provinsi ini telah menerapkan dan mengoperasikan lima platform dan sistem informasi utama, yang memastikan pengoperasian sistem bersama ini berjalan stabil, berkelanjutan, dan tanpa gangguan.

Sistem email resmi telah membuat akun untuk 17 departemen dan lembaga provinsi serta 102 komite rakyat tingkat komune, dengan total lebih dari 20.000 akun.

Pada tanggal 30 Desember 2025, tingkat digitalisasi arsip akan mencapai 90,69%, tingkat penerbitan hasil secara elektronik akan mencapai 90,86%, dan tingkat pemanfaatan dan penggunaan kembali data digital akan mencapai 67,57%.

Untuk mendukung wajib pajak dalam mengajukan dan membayar pajak secara online, provinsi telah menerapkan sistem pajak elektronik (eTax Mobile). Hingga saat ini, tingkat bisnis yang membayar pajak secara elektronik dan menggunakan faktur elektronik telah mencapai 100%; tingkat usaha makanan dan minuman, toko ritel di pusat perbelanjaan, dan toko ritel barang konsumsi yang menerapkan faktur elektronik yang dihasilkan dari mesin kasir juga telah mencapai 100%.

Produk OCOP dipromosikan melalui berbagai saluran informasi pasar seperti: buletin pasar produk pertanian, buletin promosi perdagangan produk pertanian, dan buletin penyuluhan pertanian dan industri. Platform e-commerce angiang.numbala.com, dan platform digital VNeTrip, GCheck & Echeck telah diluncurkan. Platform-platform ini dirancang untuk mendukung pengguna dan instansi pemerintah dalam mengakses, mencari, dan memverifikasi informasi, serta melacak asal produk dan barang.

Layanan digital diterapkan secara luas di sektor-sektor penting seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, dan pariwisata, yang membawa manfaat praktis bagi kehidupan masyarakat. Transformasi digital berkontribusi dalam mendorong pengembangan sekolah dan rumah sakit digital, meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan, serta layanan kesehatan bagi masyarakat.

Departemen, lembaga, dan pemerintah daerah meningkatkan penerapan teknologi digital dalam manajemen, administrasi, dan penyediaan layanan publik daring, yang berkontribusi pada peningkatan tata kelola dan kapasitas pelayanan pemerintah.

Infrastruktur pembayaran digital di wilayah tersebut terus dipelihara dengan 639 ATM dan 4.626 mesin POS, dan tingkat penduduk berusia 15 tahun ke atas yang memiliki rekening bank atau rekening di lembaga resmi lainnya telah mencapai 100%.

Segera setelah penggabungan, provinsi tersebut melakukan restrukturisasi dan membentuk 1.340 kelompok teknologi digital komunitas. "Gerakan Literasi Digital" menyebar luas di seluruh provinsi untuk mempopulerkan keterampilan digital di kalangan masyarakat, secara aktif menerapkan platform digital untuk meningkatkan kualitas hidup dan memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang tertinggal dalam perjalanan transformasi digital.

Menurut Vo Minh Trung, Direktur Departemen Sains dan Teknologi, pada tahun 2025, provinsi ini akan menyelesaikan fase "startup dan persiapan", dengan fokus pada penguatan fondasi operasional, infrastruktur digital, dan sistem bersama untuk memastikan kelancaran operasional dalam konteks pengorganisasian model pemerintahan daerah dua tingkat.

Berdasarkan pencapaian dan "kendala" yang teridentifikasi, provinsi ini telah menetapkan tujuan untuk tahun 2026 untuk beralih ke fase "percepatan", dengan mengadopsi motto "Aksi Terobosan, Dampak Luas", yang bertujuan untuk membawa Indeks Transformasi Digital (DTI) provinsi ini ke dalam 10 besar dari 34 provinsi di seluruh negeri. Tugas transformasi digital tidak akan berhenti pada pembangunan sistem tetapi akan bergeser secara signifikan ke arah peningkatan efisiensi, peningkatan kualitas layanan, dan peningkatan indeks transformasi digital melalui hasil yang terukur.

Berkat tekad seluruh sistem politik, konsensus rakyat dan komunitas bisnis, transformasi digital di An Giang diimplementasikan secara semakin substansial, efektif, dan berkelanjutan. Dari pemerintahan digital hingga ekonomi digital dan masyarakat digital, setiap langkah diarahkan pada tujuan bersama untuk melayani rakyat dengan lebih baik, lebih cepat, dan lebih dekat, serta berkontribusi pada implementasi efektif Resolusi No. 57-NQ/TW, tanggal 22 Desember 2024, dari Politbiro tentang terobosan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital nasional.