Kasus Dugaan Penganiayaan Anak DPRD Bengkulu Terus Bergulir Tanpa Bukti CCTV dan Saksi
Latar News - Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Refpin, seorang asisten rumah tangga (ART) asal Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, kini menjadi sorotan. Ia menjadi terdakwa dalam kasus yang melibatkan anak seorang anggota DPRD di Bengkulu.
Awal Kejadian
Perkara ini mulai mencuat pada Agustus 2025 setelah Refpin kembali ke yayasan setelah meninggalkan rumah majikannya di Bengkulu. Keterangan dari pihak kuasa hukum menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi di lingkungan rumah majikannya.
Perkembangan
Sejak kasus ini mencuat, proses hukum terus berlangsung hingga ke tahap persidangan. Namun, hingga saat ini, tidak ada rekaman CCTV atau saksi yang dapat mendukung dugaan penganiayaan yang dituduhkan kepada Refpin.
Kondisi Terakhir
Status kasus ini masih dalam penanganan hukum, dengan perhatian publik yang terus meningkat terhadap perkembangan selanjutnya.




