Muzakkir Tegaskan Komitmen Pimpin Perumda Tirta Pakuan Bersama Rino Indira
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, baru saja melantik Muzakkir sebagai Direktur Bisnis dan Pelayanan Perumda Tirta Pakuan. Pelantikan ini menandai langkah baru bagi Muzakkir yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Pasar Pakuan Jaya. Dalam struktur baru ini, Muzakkir akan mendampingi Rino Indira Gusniawan yang menjabat sebagai Direktur Utama, sementara posisi Direktur Operasional diisi oleh Dani Rakhmawan.
Meskipun Muzakkir memiliki pengalaman yang luas dalam kepemimpinan BUMD, sejumlah pihak menganggap bahwa posisinya saat ini merupakan 'penurunan grade' karena ia hanya mendampingi Rino Indira. Isu mengenai adanya potensi 'dua matahari' dalam kepemimpinan Perumda Tirta Pakuan pun muncul di kalangan publik.
Menanggapi isu tersebut, Muzakkir dengan tegas menolak anggapan adanya persaingan kepemimpinan di internal perusahaan. Dalam sebuah diskusi dan halal bihalal yang diadakan bersama PWI Kota Bogor, ia menegaskan pentingnya kepemimpinan yang tunggal agar perusahaan dapat beroperasi dengan harmonis. "Matahari itu akan satu, tidak mungkin ada dua, jadi kalau di Tirta Pakuan, bos saya Rino Indira," ujarnya.
Muzakkir juga menjelaskan bahwa dalam struktur organisasi, ia memiliki porsi tugas yang jelas dan tidak akan melampaui kewenangan yang ada. "Saya masuk ke Tirta Pakuan karena profesional, bukan karena unsur yang lain. Jika saya merasa tidak mampu atau tidak siap, saya tidak akan memberanikan diri untuk maju," tambahnya.
Ia mengandalkan rekam jejaknya selama 20 tahun di dunia bisnis sebagai modal utama untuk memajukan aspek pelayanan dan komersial di Perumda Tirta Pakuan. Di sisi lain, Rino Indira Gusniawan, Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, menilai Muzakkir sebagai sosok berpengalaman yang dapat membantu perusahaan berkembang. "Saya kenal Pak Muzakkir sudah lama, jadi saya kira pengalamannya akan membantu kami berkembang. Isu itu boleh jadi berkembang juga karena latar belakang beliau, tapi tentunya kami akan sama-sama mengembangkan Tirta Pakuan," tutupnya.




