Pemkab SBD Laksanakan Pengukuhan Pejabat dalam Reformasi Birokrasi
Tambolaka, InfoPublik – Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Ratu Ngadu Bonnu Wulla secara resmi mengambil sumpah dan mengukuhkan sejumlah pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, Jumat (6/2/2026). Pengukuhan yang digelar di Tambolaka Kuliner Center, Kecamatan Kota Tambolaka, ini merupakan bagian dari implementasi penataan ulang organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa proses pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut bukan sekadar formalitas administratif. Seluruh tahapan telah melalui proses panjang yang akuntabel dan sesuai regulasi kepegawaian.
Menurutnya, pengukuhan dilakukan sebagai konsekuensi hukum dari penataan organisasi yang dituangkan dalam tiga produk hukum daerah, yakni Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2026, Peraturan Bupati Nomor 31 Tahun 2025 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, serta Peraturan Bupati Nomor 32 Tahun 2025 tentang Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian.
“Seluruh tahapan telah dilakukan secara tertib melalui sistem. Mulai dari pengusulan struktur baru melalui SIASN ke BKN, pembahasan oleh Baperjakat, pengusulan melalui aplikasi IMUT BKN, hingga peremajaan data pasca pengukuhan,” tegasnya.
Bupati menjelaskan, pengukuhan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, memastikan kelancaran pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah perubahan struktur organisasi. Kedua, memberikan kepastian hukum atas status pejabat dalam struktur baru pemerintahan daerah.
Ia juga berpesan kepada para pejabat yang dikukuhkan agar menunjukkan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Jabatan, menurutnya, harus dimaknai sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat.
“Jadikan jabatan ini sebagai amanah dan tanggung jawab untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan adaptif. Melalui penataan organisasi yang tertib dan berbasis regulasi, pemerintah daerah optimistis mampu mewujudkan Sumba Barat Daya yang hebat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.




