Pria Asal NTT Diduga Terlibat Kekerasan Seksual Lolos Jadi Prajurit, TNI Buka Suara
Latar News - Seorang pria asal Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial ADO diduga terlibat kasus kekerasan seksual dan lolos seleksi menjadi prajurit TNI. Merespons hal ini, Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana tengah melakukan pendalaman atas informasi yang beredar.
Awal Kejadian
ADO diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual yang menarik perhatian publik setelah ia berhasil lolos seleksi untuk menjadi prajurit TNI. Kasus ini memicu pertanyaan mengenai proses rekrutmen yang dilakukan oleh TNI.
Perkembangan
Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan dan pendalaman terkait informasi yang beredar. Kodam IX/Udayana juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum di Flores Timur untuk mendapatkan fakta yang akurat. Widi menegaskan bahwa proses rekrutmen prajurit TNI AD dilaksanakan secara ketat dan transparan, mencakup pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, serta latar belakang calon prajurit.
Kondisi Terakhir
Widi menyatakan bahwa jika terbukti ADO terlibat dalam tindak pidana, TNI AD akan menghormati proses hukum yang berlaku tanpa memberikan perlindungan kepada pelanggar hukum. Ia juga menekankan bahwa TNI tidak akan mengintervensi proses hukum dan mengajak semua pihak untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah.




