DPR Dorong Percepatan Pemulihan Faskes di Sumatera dengan Anggaran Rp529,3 Miliar
Sumber Foto: Inilah.com
Nasional

DPR Dorong Percepatan Pemulihan Faskes di Sumatera dengan Anggaran Rp529,3 Miliar

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, memberikan catatan penting terkait rencana pemerintah mengucurkan anggaran Rp529,3 miliar untuk pemulihan fasilitas kesehatan (faskes) pascabencana di Sumatera.

Ia menekankan, pemulihan infrastruktur kesehatan di Sumatra merupakan langkah krusial untuk menjamin hak dasar masyarakat pascabencana.

Netty mendorong agar koordinasi lintas kementerian, khususnya antara Kemenkes, Kemenkeu, dan Bappenas, dapat berjalan harmonis tanpa hambatan birokrasi.

“Kita menyambut baik komitmen pemerintah melalui Menkes dan Menkeu yang telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan sekitar 3.000 faskes. Ini adalah bentuk kehadiran negara yang sangat dinantikan masyarakat Sumatera. Namun, poin utamanya adalah percepatan eksekusi agar target fungsional 100 persen pada Maret 2026 dapat tercapai tepat waktu,” ujar Netty di Jakarta, Sabtu (21/2/2026)

Ia pun memberikan perhatian mendalam pada rencana renovasi 8.800 rumah tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak. Menurutnya, kesejahteraan mental dan fisik para nakes adalah kunci keberhasilan pelayanan kesehatan di daerah bencana.

“Para nakes kita adalah pejuang di garda terdepan. Sangat penting bagi mereka untuk memiliki hunian yang layak dan aman sebelum hari raya Lebaran tiba. Jika rumah mereka sudah diperbaiki, mereka bisa bekerja dengan tenang dan fokus melayani masyarakat tanpa harus memikirkan kondisi keluarga di rumah yang rusak,” tuturnya.

Terkait mekanisme pencairan dana melalui Tim Satgas Bencana, Netty mengingatkan agar aspek akuntabilitas tetap dijaga tanpa mengurangi kecepatan prosedur.

“Mengingat dana yang tersedia di Kemenkeu masih mencukupi (Rp50–60 triliun), seharusnya tidak ada lagi kendala administratif yang menunda hak-hak masyarakat dan petugas medis,” jelas Netty.

“Kami akan terus mengawal agar proses verifikasi data oleh Kemenkes dan Kemendagri benar-benar akurat. Kita ingin memastikan bahwa Rp529,3 miliar ini terserap secara efektif, efisien, dan tepat sasaran hingga ke pelosok-pelosok Sumatera yang paling terdampak,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyatakan bila saat ini, seluruh rumah sakit dan puskesmas di tiga provinsi terdampak bencana Aceh-Sumatera sudah beroperasi.

"Alhamdulillah seluruh rumah sakit seluruh Puskesmas sudah beroperasi, sekarang kita tinggal 21 pustu (puskesmas pembantu) dari ribuan fasilitas kesehatan," ujar Budi dalam rapat koordinasi dengan Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI, di Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Hanya saja, ia menekankan pada dua masalah utama yang masih memerlukan dukungan. Pertama, terdapat 8.875 rumah tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut dan telah diverifikasi oleh Kemenkes dan Kemendagri.