Pemprov Jabar Tingkatkan Kualitas ASN Melalui Program Pembelajaran Mandiri
Latar News - BANDUNG, KABALINDONESIA.COM : Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya aparatur. Sepanjang tahun 2025, Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Jawa Barat pada aspek kompetensi tercatat mencapai 37,11 persen dari skala maksimal 40 persen, berdasarkan penilaian Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari peran Jabar Corporate University sebagai instrumen utama penguatan kapasitas aparatur di lingkungan Pemprov Jabar.
“Sepanjang 2025, lebih dari 31.000 ASN Pemprov Jabar telah mengikuti program peningkatan kompetensi berbasis sistem terpadu melalui Jabar Corporate University,” ujar Ika saat Musyawarah Rencana Pengembangan Kompetensi (Musrenbangkom) BPSDM Jabar 2026.
Berita Terkait
Gerindra Bandung Barat Bidik Kursi Ketua DPRD hingga Kepala Daerah di Pemilu Mendatang
Bupati Bandung Buka Konferda DPD PPSI 2026–2031, Pencak Silat Didorong Jadi Ikon Budaya dan Pendidikan Daerah
Wujud Nyata Ketahanan Pangan dalam Semangat TNI AU AMPUH, Panen Ikan Lele di Lanud Husein Sastranegara
Wakil Wali Kota Bandung Hilang Bak Ditelan Bumi Setelah Dijadikan Tersangka oleh Kejari
Musrenbang Kabupaten Bandung Barat 2027 Dinilai Formalitas dan Seremonial, Ini Penjelasannya!
Kemeriahan Perayaan Natal Bersama TNI, Polri dan PNS Kogartap II Bandung
Ia menambahkan, berdasarkan evaluasi LAN, tingkat kematangan pengelolaan Corporate University di Jawa Barat kini berada pada level Advanced, menandakan sistem pembelajaran aparatur telah berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa target peningkatan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat tidak akan tercapai tanpa didukung birokrasi yang memiliki kualitas sumber daya manusia unggul.
Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga penggerak perubahan sekaligus teladan dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.
“Dengan pembelajaran mandiri minimal 20 jam per tahun melalui Jabar Corporate University, saya optimistis ASN Jawa Barat mampu melahirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Herman.
Selain penguatan sistem pembelajaran, Pemprov Jabar juga akan melakukan pemetaan kompetensi secara menyeluruh melalui asesmen terintegrasi terhadap sekitar 50.000 ASN di lingkungan pemerintah provinsi. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pengembangan kompetensi benar-benar sesuai kebutuhan organisasi.
Di sisi lain, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN, Erna Irawati, menyampaikan bahwa konsep Corporate University ke depan akan menjadi ekosistem belajar terintegrasi yang wajib dimiliki setiap instansi pemerintah.
Menurut Erna, keberadaan Corporate University tidak hanya membangun kapasitas individu ASN, tetapi juga membentuk budaya belajar organisasi sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja birokrasi secara keseluruhan. (Fey)
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita.
bandung headline kanal bandung
Bagikan berita:




