Ketidakjelasan Identitas Ibu Kim Jong Un Jadi Isu Sensitif
Latar News - Sosok pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menyimpan misteri terkait identitas ibunya, Ko Yong Hui, yang hingga kini tidak pernah disebutkan dalam pidato atau acara publik. Tidak ada penghormatan resmi yang diberikan kepada Ko, berbeda dengan pendahulu rezim Kim yang sangat memuliakan ibu mereka.
Awal Kejadian
Ko Yong Hui lahir di Osaka, Jepang, pada tahun 1952. Ia berasal dari keluarga yang merupakan bagian dari kelompok "Zainichi Korea", etnis Korea yang tinggal di Jepang. Keluarga Ko kembali ke Korea Utara saat ia berusia sekitar 10 tahun dalam program perpindahan massal antara tahun 1959 hingga 1984 yang dikenal dengan nama "Surga di Bumi".
Perkembangan
Ko Yong Hui, yang menjadi anggota Mansudae Art Troupe, menarik perhatian Kim Jong Il. Meskipun menjadi selir Kim Jong Il dan melahirkan tiga anak, termasuk Kim Jong Un, hubungan mereka tidak pernah diakui secara resmi. Hal ini disebabkan oleh latar belakang sosial Ko yang dianggap rendah, yang dapat mengancam legitimasi kekuasaan Kim Jong Un jika terungkap. Analis menduga bahwa pengabaian terhadap Ko dilakukan demi menjaga stabilitas politik negara.
Kondisi Terakhir
Kim Jong Un memilih untuk menyembunyikan identitas ibunya dari publik, menjadikannya sebagai rahasia yang sangat dijaga. Statusnya sebagai anak dari seorang selir yang berasal dari Jepang menjadi beban dalam sistem masyarakat Korea Utara yang hierarkis, di mana kesalahan satu anggota keluarga dapat berdampak pada seluruh keturunan.




